SINOPSIS School 2017 Episode 4 Part 1

Guru Young Ko pun mendapati Tae Woon dan Dae Whee yang berkelahi hebat. Tae Woon dan Dae Whee mengakui sudah melakukan kekerasan hebat di sekolah mereka. Young Ko menyalahkan Eun Ho yang tidak melaporkan temannya yang berkelahi. Young Ko pun menghukum ketiganya  berlari 50 hingga 20 putaran mengelilingi aula sekolah selama 10 hari. Meskipun masih diliputi perasaan marah besar, Eun Ho, Tae Woon dan Dae Whee pun mengelilingi aula sekolah mereka dan menjalani hukumannya. Semenjak hari itu, Eun Ho melihat mereka berdua sangat aneh dan saling melukai satu sama lain. Namun Eun Ho tak tahu mengapa mereka berdua saling melukai satu sama lain.

Eun Ho mendapat surat dari Hanguk yang menyatakan bahwa Eun Ho dapat lulus ke Hanguk jika dia berhasil mendapat peringkat ketiga dalam kontes Webtoon. Guru Kang pun memberitahukan hal ini kepada Kepsek Do Jin. Eun Ho pun memohon agar Do Jin menghapus semua penilaian sikap buruknya. Do Jin malah menyuruh Eun Ho menemukan pelaku X. Bila tidak, Do Jin tak ingin menghapus nilai buruk Eun Ho. Guru Kang meminta Eun Ho untuk tenang, namun Eun Ho merasa guru Kang tak bisa menemukan jalan apapun. Kang meminta Eun Ho untuk mempersiapkan portofolionya lebih dulu.

Eun Ho meminta buku sketsanya dari guru Young Ko. Namun Young Ko mengaku tak memilikinya lagi. Young Ko memberitahukan pelaku X nampaknya sudah mengambil buku sketsa gambar Eun Ho. Guru Kang pun menyuruh Eun Ho pergi ke aula bersama Tae Woon da Dae Whee untuk menerima hukuman. Sa Rang meminta Eun Ho untuk dekat dengan keduanya untuk menemukan siapa pelaku X sebenarnya.

Young Ko pun kembali menghukum mereka bertiga untuk membersihkan sekolah. Dae Whee meminta maaf karena Eun Ho terlibat masalah karena perkelahiannya. Eun Ho pun meminta keduanya untuk membantunya menemukan pelaku keonaran GeumDo. Eun Ho menjelaskan pelaku X itu sudah mengambil buku gambarnya dan dapat membuat dirinya gagal masuk ke Hanguk.

Tae Woon merasa pelaku X itu sungguh kekanak2-an. Eun Ho melihat pelaku X seperti seorang psikopat. Dae Whee merasa aneh dengan pemikiran Eun Ho.  Tae Woon bosan dan ingin pergi dari Eun Ho. Tae Woon tak ingin lagi mendengarkan omong kosong Eun Ho. Eun Ho tetap memohon bantuan Tae Woon menemukan pelaku X. Tae Woon malah berbicara sedikit nakal ingin  mencium Eun Ho jika dia berhasil menemukan pelaku X. Eun Ho marah ketika Tae Woon berbicara seperti itu dan akhirnya Tae Woon mengalihkan suasana dengan membersihkan aula sekolah.

So Jin dan guru Kang melihat sebuah gudang dan nampaknya aneh. Soo Ji meminta Kang utuk mencari kunci gudang itu.

Melihat luka Eun Ho, Tae Woon pun memberikan plester luka kepadanya. Tae Woon sering membawa obat luka ini karena sosok temannya. Eun Ho ingin tahu siapa teman Tae Woon itu, namun dia langsung pergi.

Sa Rang lalu menceritakan Tae Woon dan Dae Whee adalah sobat baik, namun hubungan  mereka merenggang setelah kecelakaan motor yang dialami Im Joong Gi. Sa Rang menambahkan di hari penguburan Joong Gi, Tae Woon dan Dae Whee berkelahi dengan hebat. Sa Rang pun menyebutkan ada rumor yang menyatakan kecelakaan itu terjadi karena Tae Woon dan ayah Tae Woon malah menyalahkan Joong Gi. Dae Whee masih menyimpan arsip berita Joong Gi.

Muncullah masa 1 tahun silam ketika kecelakaan Joong Gi terjadi dan menyebabkan kecelakaan beruntun. Tae Woon yang kalut menelpon ayahnya dan memberitahukan Joong Gi meninggal dunia. Dae Whee datang ke TKP dan berteriak memanggil Tae Woon, namun dia tak bisa mengatakan apa2.

Ibu Dae Whee menemui anaknya dan heran mengapa anaknya terus memandangi foto Joong Gi yang meninggal. Padahal keluarganya mendapat kompensasi besar dari ayah Tae Woon. Dan semua kesalahan Tae Woon ditanggung oleh Joong Gi. Dae Whee menyuruh ibunya pergi karena dia harus belajar keras. Dae Whee tak mau menjadi orang tak berdaya dan menanggung semua kesalahan seperti Joong Gi.

Eun Ho heran melihat berita Joong Gi yang tidak menyebutkan nama Tae Woon sama sekali. Sa Rang dan Eun Ho memandangi Tae Woon yang asyik tidur. Sa Rang melihat Tae Woon hanyalah siswa yang menggunakan kekuasaan dan uangnya agar bisa keluar dari masalah. Namun Eun Ho merasa Tae Woon bukanlah siswa yang jahat. Eun Ho melihat Tae Woon yang sedang membersihkan laboroturium bersamanya.  Eun Ho merasa ragu Tae Woon adalah pelaku X yang dicarinya. Eun Ho mengungkapkan ke Dae Whee bahwa dia sangat ingin pelaku X menghukum kepsek Do Jin yang sudah membuat sistem penilaian baru di GeumDo.

Eun Ho sangat ingin pelaku X tiba2 muncul ketika Do Jin  mengumkan nilai kelakuan siswa GeumDo. Eun Ho pun curiga pelaku X adalah Dae Whee dan bukan Tae Woon. Sa Rang menceritakan proses penguburan Joong Gi dimana jenazahnya datang ke sekolah lebih dulu sebelum dikuburkan namun Dae Whee tidak datang melihat  proses itu karena dia harus menghadapi tes secara bersamaan. Sa Rang menambahkan melihat sikap Dae Whee itu, Tae Woon pun memukulnya. Sa Rang juga merasa Dae Whee terkadang seperti monster. Sa Rang curiga ada sesuatu yang terjadi diantara mereka. Eun Ho pun ingin tahu mengapa Dae Whee menjadi pelaku X. Sa Rang merasa Dae Whee bisa menjadi pelaku X sebagai pelampiasan rasa stress-nya. Para anak2 GeumDo yang belajar  di tengah pun meragukan sikap Dae Whee dan merasa dia seorang siswa yang menyedihkan.

Eun Ho pun kaget melihat skor sistem penilaian sikap dirinya yang sudah mencapai angka 55. Sa Rang yakin sistem penilaian ini baru akan hilang jika pelaku X berhasil ditemukan. Di ruangannya, guru Kang pun melihat foto2 laporan yang diberikan oleh siswa lain kepadanya terkiat masalah nilai sikap selama di GeumDo. Kang pun kasihan melihat foto2 itu dan datang ke sekolah muridnya. Dengan lantang, guru Kang menegaskan dia tak senang dengan sistem penilaian sikap di Geumdo. Kang ingin anak2 walinya tidak saling melaporkan satu sama lain. Kang ingin percaya dengan anak muridnya dan rela berlari jika ada siswa yang melaporkan temannya.

Eun Ho memberikan minuman kepada guru Kang. Eun Ho ragu kelas mereka tidak saling melaporkan satu sama lain.  Kang ingin tahu bagaimana dengan usaha Eun Ho menangkap pelaku X. Eun Ho mengaku akan sangat benci kepada pelaku X jika tidak tak bisa kuliah karena pelaku X itu.

Ketika Eun Ho melihat lokernya, dia heran karena buku sketas gambarnya sudah kembali. Eun Ho tak menyangka pelaku X sangat tahu gerak geriknya.

Di rumahnya, ibu Eun Ho sangat senang jika anaknya masuk ke universitas ternama Hanguk. Sebaliknya Sa Rang dan Eun Ho bingung siapa pelaku X sebenarnya diantar Dae Whee dan Tae Woon. Eun Ho heran dengan pelaku X yang mengacaukan Geumdo namun malah menolongnya dengan robot lebah. Tak lama, ayah dan kakak Eun Ho kabur karena mereka tidak ingin mengantar ayam. Terpaksalah Eun Ho yang harus mengantarkan semua pesanan ayam goreng tersebut.

Ibu Dae Whee pun mengalami kesulitan karena pemilik rumah meminta uang sewa. Bila tidak membayar, Ibu Dae Whee terpaksa harus pindah pada akhir bulan ini. Dae Whee pun marah melihat ibunya diperlakukan secara kasar oleh pemilik rumah. Tak lama Eun Ho muncul sambil membawa ayam goreng. Dae Whee yakin Eun Ho kaget melihat keadaan ekonominya. Namun Eun Ho tak kaget karena semua orang merasakan ekonomi yang sulit seperti kesalahan yang dilakukan oleh ayahnya. Dae Whee berterima kasih karena Eun Ho sudah menghiburnya.

Namun Eun Ho yakin Dae Whee dapat berhasil kelak karena prestasinya di sekolah. Dae Whee berharap kata2 Eun Ho benar adanya jika berprestasi di sekolah tidak akan membuatnya kuatir dengan uang.  Dae Whee bertanya apakah bila dia bekerja keras akan mengubah kehidupannya. Dae Whee melihat anak2 lain memulai hidupnya dengan garis bintang yang berbeda. Dae Whee merasa ragu bisa mencapai anak2 kaya tersebut. Tanpa sengaja Nam Joo melihat keduanya dan dia sangat marah.

Keesokan harinya, guru Kang memberitahukan ada 62 nilai sikap yang dilaporkan anak walinya. Karena hal ini, guru Kang berlari 62 putaram di lapangan sepak bola Geumdo untuk menanggung 62 nilai yang diberikan oleh para anak walinya terhadap teman mereka sendiri. Guru Kang pun berlari 62 putaran meskipun dia merasa begitu kelelahan.

Incoming search terms:

  • film gangster sekolah korea
  • film gangster anak sekolah korea 2017
  • film gangster sekolah